logo
×

Iklan

Senin, 31 Desember 2018

Komentar

Hadapi Debat Pilpres, Prabowo-Sandi Dapat Wejangan Khusus dari SBY, Peluru Sudah Diisi

Hadapi Debat Pilpres, Prabowo-Sandi Dapat Wejangan Khusus dari SBY, Peluru Sudah Diisi

DEMOKRASI - Jelang debat Pilpres 2019 edisi perdana yang akan dihelat pada 17 Januari 2019, kubu Prabowo-Sandi langsung berguru kepada Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Bahkan, mereka juga sudah melakukan konsultasi dengan Ketua Umum Partai Demokrat itu.

Demikian diungkap Direktur Materi Debat dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sudirman Said.

Menurut Sudirman, SBY merupakan tokoh senior dengan berbagai pengalaman di bidang politik maupun pemerintahan.

Atas dasar itu, mantan Menkopolhukam kelahiran Pacitan, Jawa Timur itu dinilai memiliki materi yang dapat dibagi kepada Prabowo maupun Sandi.

“Kita merindukan betul bahwa mantan presiden itu harus menjadi bagian dari menjaga nilai kebangsaan, menjaga semangat bernegara,” kata Sudirman di Media Center Prabowo-Sandi di Jakarta, Senin (31/12/2018).

Mantan anak buah Jokowi itu meyakini, mantan presiden keenam RI itu memiliki kapasitas tinggi dalam berbangsa dan bernegara.

“Saya kira, Pak SBY itu sekarang dalam kapasitasnya sebagai penjaga nilai itu dan ingin mengembalikan kembali suasana bernegara yang baik,” jelasnya.

Malah, lanjut dia, SBY juga sudah memberikan tips khusus kepada pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 itu khsuus untuk debat pilpres edisi perdana.

Tak hanya SBY, sambungnya, Prabowo-Sandi juga berkonsultasi dengan beberapa tokoh senior lainnya.

“Kita juga konsul dengan mantan menteri, orang orang hukum, para profesor, tapi karena sebagian besar mereka kan pegawai negeri jadi tidak ingin diketahuilah,” pungkasnya.

Untuk diketahui, KPU RI akan menghelat debat Pilpres 2019 edisi perdana pada 17 Januari 2019 mendatang dengan tema hukum, HAM, korupsi, dan terorisme.

Ada tujuh penelis yang sudah ditetapkan KPU. Diantaranya, mantan komisioner KPK Bambang Widjajanto dan mantan Ketua Mahkamah Agung (MA) Bagir Manan.

Selanjutnya ada Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana dan Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik.

Lalu, salah satu pendiri Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK) Bivitri Susanti dan Koordinator Indonesia Corruption Watch Adnan Topan Husodo dan ahli hukum tata negara Margarito Kamis.

Rencananya, depat pilpres edisi perdana itu akan diselenggarakan di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan.

Debat Pilpres 2019 itu juga akan disiarkan langsung di sejumlah televisi, yakni TVRI, RRI, Kompas TV dan RTV.

SUMBER
loading...