logo
×

Iklan

Selasa, 01 Januari 2019

Komentar

Jangankan Menang di Jateng, Kalah Tipis dari Jokowi-Ma’ruf Saja Prabowo-Sandi Untung Banyak

Jangankan Menang di Jateng, Kalah Tipis dari Jokowi-Ma’ruf Saja Prabowo-Sandi Untung Banyak

DEMOKRASI - Kubu Prabowo-Sandi telah resmi membuka posko pemenangan seknas di Solo, tidak jauh dari kediaman Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Upaya itu, dinilai menjadi misi kubu oposisi mematahkan mitos Jawa Tengah sebagai ‘kandang’ PDIP.

Pasalnya, provinsi beribukota Semarang itu memang selama ini dikenal sebagai lumbung suara bagi partai berlambang banteng moncong putih dan Jokowi.

Akan tetapi, hadirnya posko capres-cawapres nomor urut 02 di Solo itu membuat kontestasi Pileg dan Pilpres 2019 semakin menarik.

Demikian diungkap pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komaruddin kepada Kantor Berita Politik RMOL (grup PojokSatu.id), Selasa (1/1/2019).

“Justru sah-sah saja kalau ada tekad seperti itu. Malah ada sesuatu yang menarik dalam konteks Pileg dan Pilpres 2019 ini,” ucap Ujang.

Menurutnya, Gerindra sebagai motor utama Prabowo-Sandi ada baiknya tak patah arang meski mitos di Jateng itu terpampang jelas selama ini.

Jateng, lanjut Ujang, bukan tidak mungkin Jateng akan bisa menyumbang suara untuk Gerindra dan capres-cawapres yang diusungnya.

Selain itu, sambung dia, hasil akhir dinilainya bukan hal yang terpenting.

Akan tetapi, yang jauh lebih penting adalah proses dan dinamika yang menarik dari koalisi penantang untuk mematahkan mitos di Jateng itu.

“Nanti kan bisa dilihat dari hasilnya. Kalaupun masih kalah, bisa dilihat apakah kekalahan Gerindra itu besar atau tidak,” bebernya.

Untuk diketahui, baik Prabowo maupun Sandi sudah beberapa kali mengingjakkan kakinya di provinsi yang dipimpin Ganjar Pranowo itu.

Malah, Sandi sendiri sudah datang untuk meresmikan posko pemenangannya di kampung halaman Jokowi.

Bahkan, ia tercatat sudah empat kali masuk ke Jateng, termasuk Soloraya.

SUMBER
loading...