logo
×

Iklan

Minggu, 30 Desember 2018

Komentar

Relawan Larang Wartawan Meliput, Timses Prabowo-Sandi Ngamuk, Internal Pecah?

Relawan Larang Wartawan Meliput, Timses Prabowo-Sandi Ngamuk, Internal Pecah?

DEMOKRASI - Relawan Prabowo-Sandi melarang wartawan untuk meliput acara deklarasi Kesatuan Rakyat Indonesia Berdikari (Karib).

Acara deklrasi itu digelar di kantor Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Jl Kertanegara nomor 36, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (30/12/2018).

Dikonfirmasi berkenaan hal itu, Jurubicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade mengaku sangat kaget saat mendengar informasi tersebut.

Tak hanya itu, Andre juga mengaku sangat menyesalkan pelarangan yang dilakukan relawan pasangan capres-cawapres nomor urut 02 itu.

Menurut Wakil Sekretaris Jendral Partai Gerindra itu, hubungan pihaknya dengan media berjalan sangat baik.

“Apalagi Pak Prabowo dan Pak Sandi memiliki komitmen menjadikan media sebagai pilar demokrasi,” kata Andre kepada Kantor Berita Politik RMOL (grup PojokSatu.id), Minggu (30/12/2018).

Atas masalah tersbeut, Andre berharap agar dapat diselesaikan dengan baik melalui Media Center Prabowo-Sandi.

Ia juga meminta agar kesalahpahaman antara media dan relawan capres-cawapre kubu oposisi itu tidak diperpanjang lagi.

“Setahu saya Media Center Prabowo-Sandi sudah memiliki hubungan yang sangat baik dengan media, makannya ini bisa dikoordinasikan dengan Media Center,” harapnya.

Untuk diketahui, dalam deklarasi tersebut, relawan Karib melarang wartawan untuk meliput acara tersebut.

Kemudian, salah seorang pengurus meminta awak media mengenakan kaos Karib dan memfoto KTP wartawan Kantor Berita Politik RMOL agar bisa meliput.

“Oke, boleh, asal pakai baju Karib,” kata seorang relawan perempuan berpakaian seragam Karib.

Perempuan tersebut pun bergegas mengambil kaos untuk wartawan. Sesuai permintaan, akhirnya baju itu dikenakan agar bisa masuk liputan.

Tak lama berselang, datang lagi seorang pria menanyakan asal media dan sumber undangan.

Setelah dijelaskan, pria tersebut menegaskan bahwa acara deklarasi Karib hanya boleh diliput dua media.

“Mohon maaf Mas, bajunya boleh dilepas,” ujar pria tersebut.

Selanjutnya, ia meminta seluruh awak media yang hadir untuk segera angkat kaki.

“Acara ini tertutup, kecuali untuk TV One dan Warta Buana saja. Silakan bisa tinggalkan acara,” tegas pria itu.

Sudah tampak hadir Direktur Eksekutif BPN Prabowo-Sandi, Mayjen TNI (Purn) Musa Bangun, yang sedang berbicara di atas panggung mewakili Prabowo Subianto.

SUMBER
loading...