
Oleh: Djoko Edhi Abdurrahman
(Anggota Komisi III DPR 2004-2009, Wasek LPBHNU, PBNU)
Setahun lebih mencari mens rhea tak ketemu jadi lelucon nasional. Mens rhea jadi trending topik selama setahun. KPK pun jatuh pamornya ke titik nadir. Ketahuan banget dusta sandiwaranya. Dan juga bersebab, dua kali kerugian itu diaudit BPK. Tak mungkin salah. Mencari mens rhea itu bukan di pikiran atau perasaan. Melainkan di actus rheus. Actus = acting = tindakan= delik, seperti pembayaran langsung manual itu. Rheus = rhea = jahat. KPK nyarinya di pikiran dan perasaan Ahok, ya gak ketemu. Bego dramaturginya.
Sekarang Anies Sandi bikin KPK Pemda DKI, jelas RS SW itu jadi target. KPK tak bisa lagi menjawab "tak ketemu mens rhea".
Veronica Tan bakal masuk bui. Sandi sudah berkoar agar RS SW itu mengembalikan uang kelebihan Rp 191 miliar itu.
Maka lekas-lekas jejak Veronica dihapus via gugat cerai, seperti modus Thaksin Shinawatra menceraikan isterinya untuk menyelamatkan harta yang diperolehnya dari korupsi.
![]() |
| Thaksin Shinawatra Bersama Istrinya |
SUMBER

