logo
×

Iklan

Kamis, 16 November 2017

Komentar

Jenderal Gatot Singgung Ketum Parpol yang Siapkan Anak Jadi Presiden

Jenderal Gatot Singgung Ketum Parpol yang Siapkan Anak Jadi Presiden

DEMOKRASI - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo bicara soal kondisi politik Tanah Air saat menjadi pembicara di Rakernas keempat Nasdem siang ini. Gatot menyinggung soal kebiasaan sejumlah ketum parpol di Indonesia yang berupaya menjadi Presiden. Tak hanya itu, para ketum parpol ini, lanjut Gatot, juga berupaya agar anaknya menjadi Presiden.

Gatot memuji Nasdem karena di partai ini, fenomena ini tidak terjadi.

"Saya ingatkan, Anda semua beruntung ada di sini. Kita pelajari parpol yang ada di Indonesia, baik ketua parpol dan anaknya berusaha untuk menjadi Presiden Indonesia. Walaupun tidak semuanya seperti itu. Tapi, di partai ini tidak seperti itu," ujar Gatot di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (16/11).

Mantan KSAD ini meminta agar bangsa Indonesia mencari pemimpin yang cocok. Bukan karena faktor lain. Bangsa Indonesia, kata dia, juga harus berpikir menjadi sebuah bangsa besar dan pemenang.

Dalam kesempatan itu, Gatot juga menyinggung soal keberlanjutan pembangunan jika seorang Presiden di Indonesia memerintah selama dua periode. Ia mencontohkan Susilo Bambang Yudhoyono memerintah selama dua periode dan terjadi sebuah keberlanjutan.

"Bayangkan apabila Pak SBY tidak menjadi Presiden dua periode. Tentu kita tidak mengalami situasi semacam ini," lanjutnya.

Gatot kemudian menyinggung mengenai kemungkinan jika Jokowi tidak menang di pemilu 2019. Ia khawatir jika pembangunan infrastruktur yang sudah dimulai Jokowi tidak dilanjutkan.

"Bayangkan nanti 2019, kalau bukan Pakk Jokowi, terus Presidennya mengatakan infrastruktur apa itu, hapus, enggak dihargai. Negara ini aneh bin ajaib. Bangsa ini diserang krisis ekonomi, sosial tapi masih tetap berdiri. Ajaib tidak," tuturnya.

Ia menegaskan sebagai sebuah bangsa, maka Indonesia harus memiliki rencana pembangunan. Rencana lima tahunan ini, kata dia, harus dilakukan oleh Presiden terpilih.

SUMBER
loading...