
DEMOKRASI - Teknologi itu sebenarnya ibarat pedang bermata dua. Bisa menjadi suatu hal yang bermanfaat dan membantu kehidupan manusia, tapi bisa juga dimanfaatkan sebagai alat untuk merugikan orang lain. Sama kayak ojek online. Berkat ojek online, kehidupan banyak orang telah berubah. Sayangnya, ada juga yang tidak bijak menggunakannya. Informasi mengenai penumpang malah disalahgunakan untuk modus. Kalo langsung menyerah setelah modusnya ditolak sih mending. Tapi, pria ini malah gak terima dan sampe meneror mantan penumpangnya.
1. Ceritanya, seorang wanita memanfaatkan jasa ojek online Grabbike

Tapi, dia make aplikasi dari hape temannya
2. Selama perjalanan, drivernya sih gak berulah

Tapi, ketika udah selesai, mulai keluar deh sifatnya.
3. Dia mulai nelponin ke nomor penumpangnya tadi (padahal ini nomor kawannya)

Niat banget kan nelponnya sampe berkali-kali. Kayak psikopat gitu.
4. Tanpa basa-basi, dia langsung mengungkapkan keinginannya

Bejat banget, kan? Mending, bapak kerja jadi gigolo aja deh. Biar puas.
5. Sejak itu, driver tadi rutin nelpon

Sampe berkali-kali gitu. Kan jadi serem ya
6. Jatuhnya malah kayak aksi teror gitu

Nafsunya udah sampe di ubun-ubun kali.
7. Akhirnya, cewek (yang punya aplikasi grab), ngechat temennya (yang naik grab)

Mereka membicarakan soal kelakuan driver grab tersebut.
8. Jadi, karena mesen make aplikasi temennya, si temen juga ikut diteror

Dan yang naik grab malah diajak ena-ena
9. Mereka pun langsung ngeblok dan melaporkan driver tersebut

Otak mesum kayak gini emang harus dibumihanguskan
10. Inilah penampakan si driver. Mesum banget kan mukanya

Semoga pihak Grab segera menelusuri masalah ini dan menindak driver terkait.
Semoga kejadian seperti ini tidak terjadi kepada kamu juga ya. Karena, orang "sakit" sekarang semakin susah terdeteksi karena teknologi.
SUMBER
